Skip to content

Guerrilla Marketing : Jurus Marketing Unik Viralkan Bisnismu

Guerilla Marketing adalah pendekatan pemasaran yang memanfaatkan kreativitas dan ide-ide out-of-the-box untuk mencapai tujuan pemasaran dengan cara yang unik dan menarik perhatian audiens.

Jadi, apa itu Guerrilla Marketing, dan bagaimana cara menggunakannya untuk mendapatkan hasil yang maksimal?

Yuk simak terus artikel ini.

Apa Itu Guerrilla Marketing?

Guerrilla Marketing adalah strategi pemasaran yang fokus pada kreativitas, interaksi, dan pendekatan tak terduga untuk menarik perhatian audiens secara positif.

Konsep ini berasal dari kata guerrilla yang mengacu pada taktik perang gerilya yang melibatkan tindakan cepat, fleksibel, dan kreatif.

Dalam konteks marketing, konsep ini diterjemahkan menjadi low budget high impact marketing atau cara membuat brand dibicarakan banyak orang dengan cara marketing yang unik dan kreatif, sehingga brand ikut mendapat banyak perhatian atau exposure dari publik. Beberapa tahun belakangan istilah ini disebut dengan viral.

Kelebihan Guerrilla Marketing

Bukan tanpa alasan beberapa brand menggunakan taktik ini. Berikut ini adalah beberapa kelebihan utama Guerrilla Marketing:

Biaya yang Efisien

Salah satu keunggulan paling mencolok dari Guerrilla Marketing adalah biayanya yang lebih rendah dibandingkan dengan metode pemasaran tradisional. Kamu tidak perlu mengeluarkan anggaran besar untuk memulai campaign guerrilla marketing. Dengan kreativitas dan ide unik yang tepat, hasilnya bisa sama atau bahkan lebih baik daripada kampanye pemasaran mahal lainnya.

Menarik Perhatian

Pendekatan yang tidak biasa dan kreatif Guerrilla Marketing cenderung menarik perhatian lebih besar dari audiens. Melalui tindakan atau konten yang unik, tidak biasa, dan tidak pernah dilakukan orang lain, efek dari taktik ini akan sangat menarik perhatian audiens entah itu pejalan kaki, pengguna kendaraan, pengunjung toko, atau penikmat konten di sosial media.

Mudah Diingat

Dalam pasar yang penuh persaingan, menjadi berbeda adalah kunci. Dengan menggunakan konsep Guerrilla Marketing, kamu dapat membedakan diri dari sekian banyak brand atau usaha dengan gaya marketing yang itu-itu saja. Hal ini akan membantu membangun brand menjadi unik, berkesan dan melekat dalam waktu yang lama. Praktik ini sering diterapkan di Thailand yang membuat berbagai iklan tidak biasa, lucu, dan kadang cukup berani untuk menyampaikan pesan.

Baca Juga >>  Memahami Psikologi Konsumen dalam Reklame: Mengapa Pesan Emosional Lebih Efektif?

Interaksi

Kampanye Guerrilla Marketing sering kali melibatkan audiens secara langsung atau membuat mereka terlibat secara aktif. Hal ini menciptakan hubungan yang lebih dekat antara bisnismu dan konsumen, membangun keterlibatan yang lebih mendalam dan loyalitas yang lebih besar.

Potensi Viral Tinggi

Alasan yang sangat bagus untuk menggunakan taktik Guerrilla Marketing adalah karena potensi untuk menjadi viral di media sosial dan platform online lainnya. Jika campaign dikonsep sangat bagus, unik, dan positif, maka sangat mungkin untuk menyebar dengan cepat dan ditonton jutaan orang dalam waktu singkat.

Konten yang unik dan menghibur seringkali dibagikan secara luas, memberimu jangkauan yang lebih luas tanpa harus menghabiskan banyak anggaran untuk iklan.

Mengingatkan Kembali

Dengan konsep marketing yang unik, beda, dan memberikan pengalaman yang berkesan, dapat menghasilkan efek jangka panjang, meningkatkan peluang memenangkan kembali pelanggan yang hilang dan menciptakan rekomendasi kepada orang lain.

Kreatif dan Fleksibel

Pendekatan Guerrilla Marketing memberimu ruang untuk bereksperimen dan berinovasi. Tidak ada batasan tentang apa yang bisa kamu lakukan, memungkinkanmu untuk merancang campaign yang sesuai dengan nilai dan kepribadian bisnismu.

Contoh Penerapan Guerilla Marketing dalam Outdoor Branding

Guerrilla Marketing telah mengubah cara kita memahami pemasaran dengan pendekatan yang kreatif dan penuh dengan kejutan. Ketika diterapkan dalam konteks outdoor branding, konsep ini membuka peluang untuk menciptakan dampak besar melalui interaksi langsung dengan audiens di tempat-tempat umum.

Di bawah ini adalah beberapa contoh inspiratif bagaimana Guerrilla Marketing dapat menghidupkan bisnismu dalam outdoor branding:

Membuat Chalk Stencil di Trotoar

Membuat Chalk Stencil dengan pada trotoar adalah salah satu cara kreatif untuk menyampaikan pesan atau logo bisnismu di tempat yang strategis.

 

chalk stencil marketing

sumber: massivemediainc.com

Ketika orang-orang berjalan melalui stensil tersebut, mereka akan melihat pesan di bawah kaki mereka, menciptakan interaksi yang tak terduga dan menarik perhatian.

Baca Juga >>  15 Tren Desain Letter Timbul di Era Digital

Graffiti / Street Art

Kolaborasi dengan seniman jalanan untuk menciptakan mural atau instalasi seni di tempat umum bisa menjadi salah satu cara kreatif untuk marketing brand Anda.

graffiti advertising

sumber: widewalls.ch

Hal ini tidak hanya menciptakan keindahan visual, tetapi juga membawa bisnismu ke dunia seni dan budaya, menunjukkan kreativitas dan komitmenmu kepada komunitas.

Kampanye Sosial Media Secara Offline di Tempat Umum

Gunakan papan atau spanduk interaktif di tempat umum dengan kode QR atau hashtag khusus untuk menghubungkan orang dengan campaign atau konten di media sosial.

Kelebihan dari cara ini adalah penggabungan teknologi dengan kreatifitas outdoor, sehingga Anda bisa mengukur dengan akurat hasil dari marketing outdoor Anda.

Penggunaan Properti yang Unik

Pilih properti luar yang tidak biasa atau unik, seperti tempat sampah yang dibuat menjadi ring basket dengan logo bisnismu. Properti yang unik dan mengkampanyekan pesan positif akan meningkatkan nilai sekaligus awareness merk Anda seperti yang dilakukan Nike dengan tempat sampah berikut ini untuk menarik minat orang-orang untuk membuang sampah di tempatnya.

nike basketball trash

Dalam penerapan Guerrilla Marketing dalam outdoor branding, kreativitas adalah kunci. Selalu pertimbangkan konteks lingkungan, pesan yang terkandung pada bisnismu, dan dampak yang ingin kamu ciptakan.

Dengan ide yang kuat dan inovatif, kamu dapat menciptakan pengalaman yang menarik perhatian, meninggalkan kesan yang dalam, dan memperkuat ikatan antara bisnismu dan konsumen.

Risiko Dalam Menggunakan Guerilla Marketing

Guerrilla Marketing adalah pendekatan pemasaran yang inovatif dan kreatif, namun seperti halnya setiap strategi bisnis lainnya, ada risiko yang harus dipertimbangkan sebelum menerapkannya. Meskipun potensinya untuk menghasilkan dampak yang besar, ada beberapa risiko yang perlu diperhatikan saat menggunakan Guerrilla Marketing tidak secara tepat.

Kontroversi dan Kesalahpahaman

Pendekatan kreatif dalam Guerrilla Marketing sering kali memancing perhatian, tetapi ada risiko bahwa pesan atau tindakan yang kamu pilih dapat diartikan secara negatif atau kontroversial oleh audiens. Kesalahpahaman bisa muncul dan merusak citra bisnismu.

Baca Juga >>  Kekuatan User Generated Content (UGC) untuk Meningkatkan Keberhasilan Brand Anda

Pesan Tidak Tersampaikan

Dalam upaya untuk menciptakan kejutan dan sensasi, ada kemungkinan bahwa pesan yang ingin kamu sampaikan tidak tercapai karena terlalu absurd. Hal ini bisa menyebabkan audiens bingung atau bahkan tidak tahu apa maksud dari campaign yang kamu lakukan. Pastikan kamu mengujinya dengan beberapa audiens sebelum launching yang sebenarnya.

Melanggar Hukum Setempat

Beberapa kampanye Guerrilla Marketing melibatkan penggunaan barang-barang fisik di tempat umum. Hal ini bisa menyebabkan keributan atau bahkan masalah keamanan jika tidak diatur atau dikelola dengan baik. Tergantung pada lokasi dan jenis kampanye Guerrilla Marketing yang kamu lakukan, kamu mungkin memerlukan izin tertentu dari otoritas setempat. Jika kamu tidak mematuhi peraturan, kamu bisa menghadapi masalah hukum atau denda.

Respon Negatif dari Publik

Kampanye Guerrilla Marketing bisa saja dianggap sebagai gangguan oleh beberapa orang. Respon negatif dari masyarakat atau otoritas dapat memengaruhi reputasi bisnismu secara keseluruhan.

Persepsi Brand Salah

Kreativitas dalam Guerrilla Marketing harus sesuai dengan brand value. Kampanye yang terlalu ekstrem atau tidak sesuai dengan identitas bisnis bisa merusak reputasi brand sehingga menimbulkan persepsi yang salah di masyarakat. Contohnya jika kamu menggunakan iklan dengan konsep 18+ , maka brandmu akan dipersepsikan bukan untuk semua umur apalagi anak-anak. Gunakanlah konsep yang sesuai dengan target brandmu.

Kesimpulan

Guerrilla Marketing mencakup berbagai elemen kreatif yang membedakannya dari pemasaran tradisional. Tujuannya tak lain menciptakan pengalaman yang mengesankan bagi audiens, sehingga pesan yang ingin disampaikan dapat dengan mudah diingat dan dibicarakan.

Dengan memanfaatkan kelebihan Guerrilla Marketing, kamu dapat menghadirkan cara yang unik dan berani dalam pemasaran bisnismu. Ingatlah bahwa kreativitas dan pemahaman yang mendalam tentang audiensmu akan menjadi kunci kesuksesan dalam mengimplementasikan strategi ini.

 

Buka chat
1
Mau tanya-tanya? Yuk chat disini!
Halo ReklameKita.com, Saya dari website mau tanya-tanya tentang layanan Anda